AFFDmortgage
Kalkulator Keterjangkauan — Berapa Rumah yang Mampu Dibeli?
Kalkulator kemampuan beli rumah dengan aturan 28/36 standar internasional: cicilan rumah ≤ 28 % gaji bruto dan total cicilan ≤ 36 %. Masukkan penghasilan bulanan, utang yang berjalan (KKB, kartu kredit) dan uang muka — kami hitung balik harga rumah maksimum yang ideal. Pas untuk pembeli rumah pertama yang butuh angka patokan sebelum survei properti, sesuai pula dengan plafon DTI bank Indonesia.
Diperbarui:
§ 01
Cara menggunakan
- Penghasilan bulanan. Penghasilan bruto bulanan, termasuk sampingan stabil.
- Utang bulanan. Cicilan mobil, kartu kredit, KTA, KPM…
- Uang muka. Uang tunai yang siap dipakai sebagai DP.
§ 02
Fitur utama
Aturan 28/36
Plafon DTI default 36 %, bisa diubah.
Pajak + asuransi
Default: PBB 1,1 % dan asuransi rumah 0,35 %/tahun.
Harga rumah maks
Satu angka yang dipakai sebagai patokan.
Cicilan maks
Ditampilkan terpisah agar mudah dibandingkan.
Utang berjalan
Otomatis dikurangkan sebelum menentukan ukuran KPR baru.
Mobile-first
Slider yang nyaman di layar HP.
§ 03
Mengapa Treasury.to?
- Aturan 28/36 standar
- Hitung balik dari penghasilan
- Termasuk pajak & asuransi
- Plafon DTI bisa diatur
- Gratis
- Hasil instan
§ 04
Pertanyaan yang sering diajukan
01Apa arti aturan 28/36?
Rumah ≤ 28 % penghasilan bruto; total cicilan (termasuk rumah) ≤ 36 %. Standar bank di AS dan Fannie Mae. Bank Indonesia umumnya membatasi cicilan total ≤ 35–40 % gaji.
02Apakah DTI bisa naik ke 43 %?
Bisa. KPR QM di AS sampai 43 %, FHA 50 %. Di Indonesia kebanyakan bank menahan di 35–40 %. Ubah lewat menu Advanced.
03Apakah pakai suku bunga sekarang?
Default 7 %. Ganti dengan bunga KPR yang ditawarkan bank Anda — kisaran 7–10 %/tahun di Indonesia.
04Dengan penghasilan Rp 20 juta/bulan, harga rumah berapa yang masuk akal?
Mengikuti 28/36 dengan bunga 9 %, tenor 25 tahun dan DP 20 %: KPR maksimum ~Rp 600 juta → harga rumah maksimum ~Rp 750 juta. Kurangi cicilan lain dan pastikan dana darurat tetap utuh.
05Apakah DP lebih dari 20 % lebih baik?
Mengecilkan cicilan dan bunga, tapi jangan kuras tabungan. Setelah akad, pertahankan 3–6 bulan pengeluaran serta 1–2 % nilai rumah untuk perbaikan tahun pertama. 20–30 % DP biasanya titik seimbang.
06Biaya tersembunyi apa saja yang perlu ditambahkan?
PBB (0,1–0,3 %/tahun), asuransi rumah (~0,35 %), iuran lingkungan/keamanan, listrik-air, dan perawatan (~1 % nilai/tahun). Belum termasuk BPHTB & biaya notaris (~5 %) saat akad. Total cost of ownership sering 20–40 % lebih tinggi dari sekadar cicilan.
§ 05